Monday, 10 August 2026

Me Time Rusak karena Gejala Mata Kering: Atasi dengan Insto Dry Eyes

 



Saat itu weekend dan aku sudah berencana mau puas-puasin nonton film di salah satu aplikasi di HP. Setelah sholat Isya, tepatnya jam 8 malam, aku pun mulai bersiap-siap untuk nonton film tentang The Return of Alpha Queen. Lampu kamar sudah redup dan botol minum sudah kubawa ke kamar juga. Saatnya menyalakan Netflix. 

Seharusnya ini adalah "me time" paling asyik, karena nggak ada gangguan urusan pekerjaan dan hal lain yang menyita waktu. Tetapi, baru sekitar 20 menit nonton, mata ko rasanya perih. Kedip terus dan pandangan jadi blur. Alhasil nontonnya aku hentikan dulu untuk menenangkan mata.

Setelah merasa enakan, aku kembali mengarahkan kedua mata kea rah layar ponsel untuk melanjutkan film yang ingin ditonton tadi. Tapi, lagi dan lagi mata ko seperti protes, seolah menolak berlama-lama menatap ke arah layar digital tersebut.

Hmmmm….sebuah momen berharga bareng diri sendiri yang sudah kunantikan sejak sepekan lalu... buyar. 

Karena rasa penasaran, akhirnya kucoba mencari tahu via Googling. “Oh Gejala Mata Kering,” ucapku dalam hati. Tapi mengapa cuma mata kering kok bisa ngerusak semuanya ya?

Layar Gadget yang Jadi Pencuri Me Time

Mata adalah salah satu organ terpenting bagi setiap orang. itulah mengapa kita harus menjaga dan melindungi mata agar tidak mengalami kerusakan yang bisa merusak hari-hari Bahagia yang mungkin saja telah lama dinantikan.

Salah satu yang banyak disarankan tenaga kesehatan dan dokter ahli untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengatur pandangan mata terhadap layar gadget, seperti handphone dan laptop. Karena paparan cahaya birunya dapat menyakiti mata jika dilakukan dalam jangka lama.

Sayangnya, bekerja di era digital seperti yang kulakukan tidak mudah untuk terhindar dari paparan laya gadget. Bahkan aku kerap seharian berinteraksi dnegan laptop dan handphone untuk urusan pekerjaan. Dan inilah yang sudah memicu gangguan mata kering atau mata lelah yang kualami.

Awal Mula Gejala Mata Kering Mulai Mengganggu

Awalnya mataku baik-baik saja, namun seiring waktu, masalah mata kering mulai kualami agak sering. Mungkin hal ini karena aku juga yang enggan memakai kacamata radiasi selama di depan laptop.

Saat itu mata terasa sepet dan perih. Aku pikir ini hanyalah efek kurang tidur. Namun, keluhan ini mulai sering kualami meski aku sedang tidak begadang.

Pernah waktu itu mata rasanya seperti ada lendir, sehingga sulit membuka kelopak mata. Di sinilah aku mulai sedikit panik.

Aku pun mencoba merendam mata dengan air yang diberi daun sirih, sebagaimana yang umumnya kuketahui saat seseorang mengalami gangguan pada matanya.

Sayang, tidak semudah itu menghilangkan rasa perih dan sepet pada mata. Mata tetap terasa tidak nyaman, karena saat dikucek, penglihatan rasanya terhalang sesuatu sama seperti saat ada kotoran mata ketika bangun tidur.




Saat mengalami mata kering itu, rupanya berimbas pada kinerja. Konsentarasi bekurang karena daya fokus dan ketajaman penglihatan melemah.

Inilah yang membuat tugas-tugas pekerjaan mulai tertunda, hingga membuatku dapat jatah lembur lagi, di saat aku tengah berusaha tidak begadang demi menjaga mata kembali baik.

Ingin menangis rasanya, tetapi sikap profesionalitas tetap harus kujaga agar tidak mengacaukan timeline yang telah disusun rekan setim lainnya.

Akhirnya kuputuskan untuk mencari tahu solusi mata kering agar aku bisa #BebasMataKering.

Saat itu banyak referensi bacaan di artikel kesehatan yang menyarankan menggunakan Insto Dry Eyes untuk mengatasi keluhan mata kering. Karena menurutnya mata kering butuh pelumas (cairan pelembab mata) agar mata tidak perih/sepet.

Kupikir cairan pelembab mata itu air mata, sehingga spontan kujawab bahwa aku masih mengeluarkan air mata saat menangis. Ternyata bukan cairan air mata yang dimaksud.

Akhirnya aku pun mencoba INSTO DRY EYES. Meskipun saat itu hasilnya tidak langsung kurasakan, namun perlahan gangguan mata kering dapat diatasi setelah beberapa kali pemakaian. Mungkin karena mata kering yang kualami sedikit bandel, jadi ia enggan berlalu dengan hanya sekali pemakaian.




Ah… Andai saat di awal aku mengalami mata kering sudah kenal dengan #InstoDryEyes, tentu hasil pekerjaanku tidak buruk.

Namun dari kejadian ini membuatku sadar agar lebih peduli dengan kesehatan mata. Pokoknya #MataSePeLeJanganSepelein. Salah satunya dengan menyediakan Insto Dry Eyes sebagai penyelamat di kala muncul gangguan mata kering. Karena tak bisa dipungkiri bahwa aku tidak bisa menghindar untuk tidak berlama-lama di depan layar laptop dan ponsel.

Kenali Gejala Mata Kering

Melansir laman Yankes Kemenkes RI, mata kering atau istilah medisnya dry eye syndrome, adalah kondisi dimana tear film tidak stabil dari segi jumlah serta kualitas, sehingga kehilangan kemampuan untuk melindungi permukaan mata.

Perlu diketahui, mata pegel, mata sepet, mata kering merupakan gejala awal dari penyakit mata yang satu ini.

Adapun gejala umum yang akan dirasakan saat mata kering bisa berupa mata terasa terasa perih; mata gatal dan kering; kelopak mata sering lengket saat bangun tidur; mata terasa berat serta terlihat merah; mudah merasa silau; pandangan kabur dan tidak bisa fokus; sensasi seperti berpasir di dalam bola mata; hingga mata mudah berair.

Ternyata masalah mata kering ini tidak bisa dianggap remeh. Karena jika dibiarkan, mata kering dapat mengakibatkan kerusakan signifikan pada mata.

Bahaya Mata Kering

Apakah mata kering bahayakah jika tidak diobati?

Sebagaimana yang kualami, awalnya mungkin kondisi mata kering tidak begitu mengganggu aktivitas bekerja atau pun menyebabkan kondisi serius.

Mengutip penjelasan di laman Kemenkes, kondisi mata kering yang dibiarkan lama kelaman akan menyebanbkan komplikasi lebih berat, seperti infeksi pada kornea yang dapat mengakibatkan timbulnya kerusakan permanen jika tidak ditangani segera.

Selain itu, mata kering juga bisa menyebabkan infeksi pada selaput mata berulang atau bahkan peradangan yang lebih hebat lagi.

Penyebab Mata Kering

1.    Berkurangnya Produksi Air Mata

Kurangnya produksi air mata umumnya disebabkan oleh faktor usia tua, penyakit (rheumatoid arthritis, scleroderma, diabetes, lupus, gangguan tiroid, sindrom sjogren, dan kurang vitamin A), konsumsi obat-obatan jenis tertentu, kerusakan kelenjar air mata akibat radiasi atau sinar laser saat operasi mata.

2.    Air Mata Lebih Cepat Menguap

Keadaan mata ini bisa karena kondisi cuaca seperti angin, terpapar asap, dan udara kering; dapat juga disebabkan kerja mata yang berat seperti terlalu lama menatap layar komputer, ponsel, atau membaca tanpa istirahat, yang membuat mata kurang berkedip untuk memproduksi cairan alami mata; dan masalah pada kelopak mata yang berbalik (keluar atau ke dalam).

3.    Komposisi Air Mata yang Tidak Seimbang

Air mata terdiri dari air, minyak, dan lendir, dengan jumlah komposisi tertentu. Namun jika komposisi ini berubah, misalnya karena adanya penyumbatan kelenjar minyak, maka dapat mengakibatkan mata menjadi kering.

Setelah lebih paham tentang keluhan mata yang kualami, aku pun makin yakin menggunakan si mungil biru, Insto Dry Eyes sebagai solusinya.

Insto Dry Eyes sebagai Solusi Mata Kering

Mengapa harus tetesin Insto Dry Eyes?

Pertama karena rasa yakin pastinya. Terlebih setelah aku membaca keterangan yang tertera pada kotak Insto. Jadi Insto ini merupakan tetes mata steril yang berfungsi sebagai air mata buatan untuk mengatasi masalah mata kering.

Dengan hanya meneteskan 1-2 tetes pada mata, 3 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter, dapat mengatasi gejala mata kering; mengatasi iritasi mata karena kurang produksi air mata; dan dapat juga digunakan sebagai pelumas untuk mata palsu. Yuk simak video singkat oleh insto.co.id berikut.

Kemampuan Insto dalam mengatasi keluhan mata kering tidak terlepas dari kandungan dua bahan aktif di dalamnya, yaitu:

Hydroxypropyl methylcellulose 3.0 mg, yang berfungsi sebagai air mata buatan dan memberi efek pelumas untuk mengatasi mata kering.

Benzalkonium chloride 0,1 mg, merupakan zat antiseptik yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus.

Selain itu, Insto sangat mudah didapatkan. Karena telah tersedia di banyak apotek, toko obat, swalayan, hingga warung sekitar rumah. Harganya pun sangat terjangkau.

Aku hanya perlu mengeluarkan Rp18.200 untuk si mungil dengan berat 7,5 ml ini saat membelinya di apotek. Dan yang semakin membuatku yakin dengan Insto adalah karena Insto juga telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Insto Dry Eyes juga telah banyak mendapat penghargaan seperti, Penghargaan Indonesia WOW Brand 2015, Superbrands Grand Awards 2015, Social Media Award 2015, dan WOW Brand 2019. 

 

Me Time Rusak karena Gejala Mata Kering: Atasi dengan Insto Dry Eyes

  Saat itu weekend dan aku sudah berencana mau puas-puasin nonton film di salah satu aplikasi di HP. Setelah sholat Isya, tepatnya jam 8 m...