Monday, 10 August 2026

Me Time Rusak karena Gejala Mata Kering: Atasi dengan Insto Dry Eyes

 



Saat itu weekend dan aku sudah berencana mau puas-puasin nonton film di salah satu aplikasi di HP. Setelah sholat Isya, tepatnya jam 8 malam, aku pun mulai bersiap-siap untuk nonton film tentang The Return of Alpha Queen. Lampu kamar sudah redup dan botol minum sudah kubawa ke kamar juga. Saatnya menyalakan Netflix. 

Seharusnya ini adalah "me time" paling asyik, karena nggak ada gangguan urusan pekerjaan dan hal lain yang menyita waktu. Tetapi, baru sekitar 20 menit nonton, mata ko rasanya perih. Kedip terus dan pandangan jadi blur. Alhasil nontonnya aku hentikan dulu untuk menenangkan mata.

Setelah merasa enakan, aku kembali mengarahkan kedua mata kea rah layar ponsel untuk melanjutkan film yang ingin ditonton tadi. Tapi, lagi dan lagi mata ko seperti protes, seolah menolak berlama-lama menatap ke arah layar digital tersebut.

Hmmmm….sebuah momen berharga bareng diri sendiri yang sudah kunantikan sejak sepekan lalu... buyar. 

Karena rasa penasaran, akhirnya kucoba mencari tahu via Googling. “Oh Gejala Mata Kering,” ucapku dalam hati. Tapi mengapa cuma mata kering kok bisa ngerusak semuanya ya?

Layar Gadget yang Jadi Pencuri Me Time

Mata adalah salah satu organ terpenting bagi setiap orang. itulah mengapa kita harus menjaga dan melindungi mata agar tidak mengalami kerusakan yang bisa merusak hari-hari Bahagia yang mungkin saja telah lama dinantikan.

Salah satu yang banyak disarankan tenaga kesehatan dan dokter ahli untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengatur pandangan mata terhadap layar gadget, seperti handphone dan laptop. Karena paparan cahaya birunya dapat menyakiti mata jika dilakukan dalam jangka lama.

Sayangnya, bekerja di era digital seperti yang kulakukan tidak mudah untuk terhindar dari paparan laya gadget. Bahkan aku kerap seharian berinteraksi dnegan laptop dan handphone untuk urusan pekerjaan. Dan inilah yang sudah memicu gangguan mata kering atau mata lelah yang kualami.

Awal Mula Gejala Mata Kering Mulai Mengganggu

Awalnya mataku baik-baik saja, namun seiring waktu, masalah mata kering mulai kualami agak sering. Mungkin hal ini karena aku juga yang enggan memakai kacamata radiasi selama di depan laptop.

Saat itu mata terasa sepet dan perih. Aku pikir ini hanyalah efek kurang tidur. Namun, keluhan ini mulai sering kualami meski aku sedang tidak begadang.

Pernah waktu itu mata rasanya seperti ada lendir, sehingga sulit membuka kelopak mata. Di sinilah aku mulai sedikit panik.

Aku pun mencoba merendam mata dengan air yang diberi daun sirih, sebagaimana yang umumnya kuketahui saat seseorang mengalami gangguan pada matanya.

Sayang, tidak semudah itu menghilangkan rasa perih dan sepet pada mata. Mata tetap terasa tidak nyaman, karena saat dikucek, penglihatan rasanya terhalang sesuatu sama seperti saat ada kotoran mata ketika bangun tidur.




Saat mengalami mata kering itu, rupanya berimbas pada kinerja. Konsentarasi bekurang karena daya fokus dan ketajaman penglihatan melemah.

Inilah yang membuat tugas-tugas pekerjaan mulai tertunda, hingga membuatku dapat jatah lembur lagi, di saat aku tengah berusaha tidak begadang demi menjaga mata kembali baik.

Ingin menangis rasanya, tetapi sikap profesionalitas tetap harus kujaga agar tidak mengacaukan timeline yang telah disusun rekan setim lainnya.

Akhirnya kuputuskan untuk mencari tahu solusi mata kering agar aku bisa #BebasMataKering.

Saat itu banyak referensi bacaan di artikel kesehatan yang menyarankan menggunakan Insto Dry Eyes untuk mengatasi keluhan mata kering. Karena menurutnya mata kering butuh pelumas (cairan pelembab mata) agar mata tidak perih/sepet.

Kupikir cairan pelembab mata itu air mata, sehingga spontan kujawab bahwa aku masih mengeluarkan air mata saat menangis. Ternyata bukan cairan air mata yang dimaksud.

Akhirnya aku pun mencoba INSTO DRY EYES. Meskipun saat itu hasilnya tidak langsung kurasakan, namun perlahan gangguan mata kering dapat diatasi setelah beberapa kali pemakaian. Mungkin karena mata kering yang kualami sedikit bandel, jadi ia enggan berlalu dengan hanya sekali pemakaian.




Ah… Andai saat di awal aku mengalami mata kering sudah kenal dengan #InstoDryEyes, tentu hasil pekerjaanku tidak buruk.

Namun dari kejadian ini membuatku sadar agar lebih peduli dengan kesehatan mata. Pokoknya #MataSePeLeJanganSepelein. Salah satunya dengan menyediakan Insto Dry Eyes sebagai penyelamat di kala muncul gangguan mata kering. Karena tak bisa dipungkiri bahwa aku tidak bisa menghindar untuk tidak berlama-lama di depan layar laptop dan ponsel.

Kenali Gejala Mata Kering

Melansir laman Yankes Kemenkes RI, mata kering atau istilah medisnya dry eye syndrome, adalah kondisi dimana tear film tidak stabil dari segi jumlah serta kualitas, sehingga kehilangan kemampuan untuk melindungi permukaan mata.

Perlu diketahui, mata pegel, mata sepet, mata kering merupakan gejala awal dari penyakit mata yang satu ini.

Adapun gejala umum yang akan dirasakan saat mata kering bisa berupa mata terasa terasa perih; mata gatal dan kering; kelopak mata sering lengket saat bangun tidur; mata terasa berat serta terlihat merah; mudah merasa silau; pandangan kabur dan tidak bisa fokus; sensasi seperti berpasir di dalam bola mata; hingga mata mudah berair.

Ternyata masalah mata kering ini tidak bisa dianggap remeh. Karena jika dibiarkan, mata kering dapat mengakibatkan kerusakan signifikan pada mata.

Bahaya Mata Kering

Apakah mata kering bahayakah jika tidak diobati?

Sebagaimana yang kualami, awalnya mungkin kondisi mata kering tidak begitu mengganggu aktivitas bekerja atau pun menyebabkan kondisi serius.

Mengutip penjelasan di laman Kemenkes, kondisi mata kering yang dibiarkan lama kelaman akan menyebanbkan komplikasi lebih berat, seperti infeksi pada kornea yang dapat mengakibatkan timbulnya kerusakan permanen jika tidak ditangani segera.

Selain itu, mata kering juga bisa menyebabkan infeksi pada selaput mata berulang atau bahkan peradangan yang lebih hebat lagi.

Penyebab Mata Kering

1.    Berkurangnya Produksi Air Mata

Kurangnya produksi air mata umumnya disebabkan oleh faktor usia tua, penyakit (rheumatoid arthritis, scleroderma, diabetes, lupus, gangguan tiroid, sindrom sjogren, dan kurang vitamin A), konsumsi obat-obatan jenis tertentu, kerusakan kelenjar air mata akibat radiasi atau sinar laser saat operasi mata.

2.    Air Mata Lebih Cepat Menguap

Keadaan mata ini bisa karena kondisi cuaca seperti angin, terpapar asap, dan udara kering; dapat juga disebabkan kerja mata yang berat seperti terlalu lama menatap layar komputer, ponsel, atau membaca tanpa istirahat, yang membuat mata kurang berkedip untuk memproduksi cairan alami mata; dan masalah pada kelopak mata yang berbalik (keluar atau ke dalam).

3.    Komposisi Air Mata yang Tidak Seimbang

Air mata terdiri dari air, minyak, dan lendir, dengan jumlah komposisi tertentu. Namun jika komposisi ini berubah, misalnya karena adanya penyumbatan kelenjar minyak, maka dapat mengakibatkan mata menjadi kering.

Setelah lebih paham tentang keluhan mata yang kualami, aku pun makin yakin menggunakan si mungil biru, Insto Dry Eyes sebagai solusinya.

Insto Dry Eyes sebagai Solusi Mata Kering

Mengapa harus tetesin Insto Dry Eyes?

Pertama karena rasa yakin pastinya. Terlebih setelah aku membaca keterangan yang tertera pada kotak Insto. Jadi Insto ini merupakan tetes mata steril yang berfungsi sebagai air mata buatan untuk mengatasi masalah mata kering.

Dengan hanya meneteskan 1-2 tetes pada mata, 3 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter, dapat mengatasi gejala mata kering; mengatasi iritasi mata karena kurang produksi air mata; dan dapat juga digunakan sebagai pelumas untuk mata palsu. Yuk simak video singkat oleh insto.co.id berikut.

Kemampuan Insto dalam mengatasi keluhan mata kering tidak terlepas dari kandungan dua bahan aktif di dalamnya, yaitu:

Hydroxypropyl methylcellulose 3.0 mg, yang berfungsi sebagai air mata buatan dan memberi efek pelumas untuk mengatasi mata kering.

Benzalkonium chloride 0,1 mg, merupakan zat antiseptik yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus.

Selain itu, Insto sangat mudah didapatkan. Karena telah tersedia di banyak apotek, toko obat, swalayan, hingga warung sekitar rumah. Harganya pun sangat terjangkau.

Aku hanya perlu mengeluarkan Rp18.200 untuk si mungil dengan berat 7,5 ml ini saat membelinya di apotek. Dan yang semakin membuatku yakin dengan Insto adalah karena Insto juga telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Insto Dry Eyes juga telah banyak mendapat penghargaan seperti, Penghargaan Indonesia WOW Brand 2015, Superbrands Grand Awards 2015, Social Media Award 2015, dan WOW Brand 2019. 

 

Sunday, 19 October 2025

Resika Caesaria Buktikan Bahwa Cimol Si Cemilan Sederhana Mampu Ubah Hidup dan Masa Depan Banyak Orang

 

Resika Caesaria Ratu Cimol penerima SATU Anugeah Awards


Umumnya, orang akan merasa sangat bahagia ketika mampu membahagiakan keluarga dan membantu mereka yang butuh uluran tangan. Mengapa demikian? Dengan membantu orang lain, akan membuat kita merasa lebih berarti karena kita melihat dampak nyata kehadiran kita, hal ini juga sekaligus memicu hormon positif yang secara alami akan meningkatkan suasana hati.

Hal ini pulalah yang dirasakan oleh seorang wanita asal Banyumas bernama Resika Caesaria, yang mempunyai prinsip hidup bahwa kebahagiaan sejati adalah saat kita bisa membahagiakan keluarga dan masyarakat.

Dengan prinsip hidup ini, Resika yang akrab disapa Cika bertekad kuat untuk terus semangat dalam mengejar mimpi membahagiakan keluarga yang dicintainya. Hal ini ia buktikan dengan kegigihannya membantu perekonomian keluarga meski saat itu ia masih berstatus pelajar, yang mana seharusnya lebih banyak fokus ke pendidikan.

Cimol, Cemilan Sederhana Buatan Resika Caesaria Jadi Titik Awal Kesuksesan

Mungkin bagi kita cimol hanyalah semilan atau jajanan pinggir jalan dengan harga murah. Namun tidak bagi Cika, karena ternyata makanan sederhana khas Sunda ini jadi jalan hidup yang kelak akan mengubah masa depannya bahkan banyak orang.

Awal mula Cika mulai berjualan digelutinya saat di bangku SMA. Hal ini lantaran saat itu sang ayah terpakasa harus berhenti bekerja karena gangguan penglihatan. Kondisi ini tak membuat Cika terpuruk, ia justru mencari solusi bagaimana caranya agar bisa membantu keluarganya.

Dengan tekad kuat, Cika pun memberanikan diri mulai berjualan batagor dengan modal Rp63.000. Batagor itu ia titipkan di kantin sekolahnya. Seiring waktu, Cika berkesempatan berkenalan dengan seorang pedagang cimol. Setelah terlibat obrolan, Cika merasa tertarik untuk membuat dan menjualnya. Maka, Cika mulai mencoba resepnya sendiri.

Di luar dugaan, Cimol buatan Cika ternyata laris manis. Hal ini membuatnya makin bersemangat dan ia pun rutin menitipkan jualannya ke kantin sekolah.

“Meski dulu bandel, tapi nggak pernah ketinggalan bawa cimol di kantong kesek dititipin ke mbak Sur,” katanya kembali mengingat semangatnya saat berjualan cimol di sekolah.

Bagi seorang Cika, tidak ada usaha yang sia-sia. Semua pasti memberikan hasil yang terbaik. Hal ini ia buktikan dengan keberhasilannya membeli sepeda motor dari hasil jualan cimol sejak kelas 1-3 SMA.

Tak hanya itu, bahkan dari jualan cimol, Cika juga mampu membiayai kuliahnya di STIKES Harapan Bangsa, Purwokerto.

Yang mengagumkan dari seorang Cika selain semangatnya bejualan, adalah pendidikannya, di mana ia tetap bisa berprestasi dan lulus dengan predikat cumlaude pada 2013, padahal ia sangat disibukkan dengan usaha jualannya.

Sayangnya saat itu, setelah ia lulus, Cika dihadapkan pada pilihan besar, yakni melanjutkan kariernya sebagai perawat atau meneruskan usaha jualan cimol yang telah banyak membantunya hingga ia dan keluarganya bisa bertahan.

Pada akhirnya, setelah melalui pemikiran yang matang, Cika memilih jalan pilihan kedua, meneruskan usaha cimol. Hal ini bukan karena keuntungan yang didapatkan semata, tapi ia ingin bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Hal ini tak lepas dari peran sang ayah yang mendidiknya dengan baik. Cika selalu ingat pesan ayahnya, yang mengatakan "Jadilah kepala meski hanya kepala ikan teri, jangan jadi ekor meski itu ekor ikan paus".

Kata-kata ayahnya itulah yang membuat Cika memutuskan untuk menjadi seorang yang lebih bermanfaat bagi sekitarnya.

Membangun Usaha Sosial dengan Nama CV Made Arizka

Langkah Cika dalam menekuni usaha cimol ini dengan lebih serius adalah dengan mendirikan CV Made Arizka, sebuah usaha waralaba cimol yang berlokasi di Desa Lesmana, Ajibarang.


CV Made Arizka


Nama perusahaan makanan khas Sunda dengan menu utama cimol ini diambil dari nama-nama anggota keluarganya: Maksi, Dewi, Agus, Riza, dan Cika.

Beberkal pengetahuannya sebagai seorang yang berpendidikan, Cika memberi sentuhan inovasi pada variasi rasa cimol miliknya agar lebih unik dan memikat. Ia pun melengkapi cimol itu dengan berbagai rasa yang banyak disukai pelanggan, yakni seperti keju, jagung manis, barbeque, hingga pizza,

Dengan pilihan rasa ini, cimol milik Cika pun makin banyak digemai orang. Melihat fakta ini, ia pun tidak menyia-nyiakan peluang. Cika mulai memanfaatkan media sosial untuk promosi agar jangkauan pelanggannya lebih luas.

Kini Cika telah memiliki lebih dari 600 mitra yang mana mereka semuanya berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu.

Hal unik dari usaha cimol Cika ini adalah tidak semata-mata memprioritaskan keuntungan dalam mencari mitra usaha. Waralaba CV Made Arizka ini hanya menerima mitra usaha yang benar-benar ingin berjualan sendiri, bukan mereka yang berstatus sebagai investor bermodal besar.

Tujuannya tak lain adalah karena Cika ingin bisa membantu masyarakat sekitar agar bisa mandiri secara ekonomi. Hal ini sejalan dengan prinsip hidupnya yang ingin bisa membantu banyak orang yang membutuhkan.

Kini, produk cimol Made Arizka telah masuk ke supermarket dan mall terbesar di Banyumas, Rita Supermall. Omzetnya pun mencapai Rp90 juta per bulan. Namun bagi Cika, angka bukan segalanya. Yang terpenting adalah dampak sosial yang ia ciptakan.

Menebar Manfaat Lewat Bisnis yang Dibangun dengan Konsep Sosial

Cika menjalankan bisnis cimol dengan konsep sosial enterprise. Dari total keuntungan, 70 persennya ia gunakan untuk pengembangan usaha, dan yang 30 persen untuk kebutuhan program sosial. Keseriusan Cika dalam membangun bisnis dengan konsep sosial ini ia lakukan dengan memberikan modal sebesar Rp3–4 juta, bantuan gerobak, dan perlengkapan dagang kepada mitra yang memang berasal dari keluarga kurang mampu.

Salah satu kisah inspiratif dalam bisnis cimol yang dijalankan Cika adalah datang dari Ibu Kasmiati, di mana wanita ini akhirnya berhasil memperbaiki taraf hidup keluarga besarnya setelah menjadi mitra bisnis Made Arizka.

Menurut ibu Kasmiati, Cika adalah sosok pemilik usaha yang peduli dan mau turun tangan langsung saat mitranya mengalami kesulitan.

Tak hanya itu, Cika juga pernah mengajukan pinjaman uang ke bank demi membantu saudaranya yang ingin memulai usaha cimol. Kini, saudaranya tersebut sudah bisa meraih penghasilan hingga Rp20 juta per bulan dan hidup lebih sejahtera.

Bantuan Gerobak Gratis bagi Mitra Bisnis dan Program Pemberdayaan

Terhitung sudah lebih dari 70 gerobak gratis yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu yang ingin berjualan cimol. Gerobak-gerobak ini dibuat oleh ayah Cika sendiri. Untuk memastikan bantuan perlengkapan jualan ini tepat sasaran, tim perusahaan akan melakukan survei sebelum memberikan dukungan.


bantuan gerobak gratis


Bagi yang ingin bermitra tapi tidak punya modal, bisa membawa produk cimol dulu untuk dijual. Jika tidak laku atau tidak habis, bisa diretur (dikembalikan).

Di dalam program pemberdayaan ini, Cika juga merangkul mereka yang putus sekolah dan sebagian besarnya dipekerjakan di bagian produksi.

Hal ini dilakukan karena Cika merasa sangat prihatin melihat ada banyak remaja putus sekolah, yang sebagian besar hanya tamatan SD-SMP. Tanpa ijazah minimal SMA, maka akan sangat sulit bagi mereka mendapatkan pekerjaan. Telebih di wilayah Ajibarang dan sekitarnya biasanya Perusahaan enggan mempekerjakan lulusan SD-SMP.

Tak hanya mempekerjakan mereka yang putus sekolah, Cika pun mendorong mereka untuk kembali melanjutkan pendidikan lewat jalur kesetaraan. Kini, 50 persen karyawan tersebut telah mengikuti program pendidikan kejar paket.

Dampak Positif Usaha Cimol bagi Petani dan Peternak

Selain program pemberdayaan bagi mitra binaan, Perusahaan milik Cika juga sangat berkontribusi dalam mensejahterakan petani dan peternak di lingkungannya.

Perusahaan Cika ini membeli sejumlah bahan untuk isian cimol seperti jagung dan cabai rawit langsung dari petani lokal. Dengan begini, petani tidak perlu repot menjual ke tengkulak yang sudah tentu harganya jadi murah. Mereka bisa mendapat keuntungan layak dengan menjualnya ke Perusahaan Cika.

Sementara bagi para peternak ikan, mereka akan mendapatkan retur produk secara gratis sebagai tambahan untuk pakannya.

Penghargaan SATU Indonesia Awards dari ASTRA bagi Kontribusi Cika untuk Masyarakat

Kepedulian Cika pada ekonomi keluarga dan masyarakat di sekitarnya, serta semangat berwirausaha yang tidak hanya mementingkan untung, membuat Cika sangat layak menjadi salah satu penerima penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2021 dari PT Astra International Tbk.

Cika mendapat apresiasi dari ASTRA untuk kategori di bidang kewirausahaan. Dengan penghargaan bergengsi ini, nama Cika pun akhirnya dikenal sebagai Ratu Cimol Banyumas.


SATU Indonesia Awards


Julukan ini diberikan oleh pihak ASTRA lantaran saat itu Cika adalah satu-satunya perempuan yang lolos sebagai penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2014.

Atas apresiasi yang diterimanya serta kemajuan usaha yang didirikanya, Cika makin bersemangat untuk bisa terus maju dan memberikan banyak manfaat bagi lingkungan hingga Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain. Menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain tidak lah sulit, hanya cukup menyingkirkan ego sendiri untuk ego orang lain,” tuturnya.

Cika adalah salah satu sosok inspiratif di Indonesia yang dengan rela mengesampingkan kepentingan pribadi demi membantu banyak orang untuk bangkit dari keterpurukan dan kemiskinan.

Ia membuktikan bahwa kebermanfaatan hidup kita bisa dimulai dari tindakan kecil, asalkan dijalani dengan konsistensi dan keyakinan bahwa setiap pengorbanan yang dilandasi dengan niat baik tak akan pernah sia-sia.

Cika meyakini bahwa satu produk sederhana pun bisa menjadi jalan keluar dari kemiskinan, jika dikerjakan dengan tekun, dilakukan bersama-sama, dan disertai doa.

Seperti yang ia katakan, “Kita hanya butuh satu produk, lalu gunakan seribu cara untuk memasarkannya dan seribu cara untuk mendoakannya.”

#APA2025-ODOP

Sumber:

Instagram Resika Caesaria

Thursday, 15 May 2025

Mata Kering Itu Bukan Sekadar Gangguan! INSTO Dry Eyes Segarkan Mata Dalam Sekejap

 

INSTO Dry Eyes untuk Mata Kering


Mata Kering? Ini bukan hal SePeLe!

Terkadang kita sering mengabaikan datangnya sinyal kecil dari tubuh, termasuk saat mata yang terasa kering serta perih setelah lama beradu tatap dengan layar komputer atau ponsel. “Ah ini hanya gangguan ringan, sebentar lagi juga baikan,” ucap kita dalam hati.

Mungkin gangguan Mata Kering sudah biasa dirasakan karena memang di era serba digital saat ini kita akan sering berhubungan dengan layar laptop, ponsel, hingga smart TV.

Awalnya mungkin rasanya mata hanya sedikit tidak nyaman, tetapi jika kondisi ini terus dibiarkan, maka mata kering bisa sangat mengganggu produktivitas, menurunkan kemampuan untuk fokus, bahkan bisa juga menyebabkan iritasi mata lebih lanjut yang serius.

Lantas, bagaimana cara untuk bisa menghindari mata kering di tengah padatnya aktivitas harian yang depan layar mulai dari soal pekerjaan, belajar, atau sekadar menikmati hiburan di waktu senggang, misalnya maraton nonton Drakor atau series lainnya?

Nah, inilah saatnya untuk mengambil langkah cepat, praktis, aman, dan solutif. Jangan biarkan mata kita terus terasa lelah! Teteskan segera INSTO DRY EYES, si mungil yang bisa jadi solusi cepat dan efektif untuk mengembalikan kelembapan alami mata hanya dalam hitungan detik.


INSTO Dry Eyes


Mengapa Mata Bisa Kering?

Mata adalah salah satu organ sensitif. Alat penglihatan pada manusia ini sangat membutuhkan kelembapan agar ia bisa tetap jernih dan nyaman.

Sayangnya, beberapa kebiasaan kita sehari-hari justru jadi pemicu yang menyebabkan turunnya produksi air mata.

Melansir informasi dari laman ieceyecare.com dan alodokter, berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkan mata jadi kering:

🔹 Menatap layar (ponsel, laptop, komputer, TV) terlalu lama, di mana aktivitas ini kerap mengurangi frekuensi berkedip yang penting untuk menjaga kelembapan mata. Nah, berdasarkan Data dari Cleveland Clinic, disebutkan bahwa kondisi mata kering lebih sering dialami oleh orang yang sering bekerja di depan layar.

🔹 Paparan AC atau udara kering, yang dapat membuat mata kita jadi lebih cepat kehilangan cairan.

🔹 Kurang minum air, yang menyebabkan tubuh dehidrasi, di mana hal ini akan memengaruhi kesehatan mata.

🔹 Penggunaan lensa kontak yang dipakai dalam waktu lama, tanpa adanya pelembap tambahan.

🔹 Faktor usia atau terjadinya perubahan hormon, yang bisa memengaruhi kualitas dari air mata. Terlebih bagi wanita yang memasuki masa menopause, otomatis kan dibutuhkan tindakan lain untuk membantu mata tetap lembap.

🔹 Beberapa penyakit umum, seperti diabetes (gula), rheumatoid arthritis, atau masalah tiroid juga dapat mempengaruhi produksi air mata.

Apabila terus dibiarkan atau tidak ditangani secara tepat, mata kering bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti iritasi kronis, kesulitan melihat dengan jernih, hingga kerusakan permanen pada permukaan mata yang dapat menurunkan kualitas penglihatan.

Oleh karena itu, kita perlu tahu apa gejala atau tanda-tanda mata kering agar dapat segera mengatasinya dengan tepat.

Tanda-tanda Mata Kering yang Perlu Diwaspadai

Mata SEpet, PErih, LElah

Dikutip dari laman resmi insto.co.id, Mata SEpet (terasa berat, tegang, atau kurang nyaman saat melihat,  PErih (sensasi terbakar atau seperti ada pasir di mata, Mata LElah (sulit fokus, sering merasa mengantuk, dan terasa cepat lelah saat beraktivitas), adalah kondisi umum mata kering yang perlu diwaspadai.


Mata kering yang perlu diwaspadai


Mata Sering Terasa Gatal dan Perih

Menurut American Academy of Ophthalmology, rasa gatal dan perih pada mata adalah gejala pertama yang sering muncul pada kondisi mata kering.

Hal ini bisa terjadi karena produksi air mata kita berkurang, sehingga mata pun menjadi lebih rentan terhadap iritasi, kotoran/debu, dan partikel asing lainnya.

Hal inilah yang membuat mat akita jadi lebih sering terasa gatal dan juga perih, terutama ketika kita tengah beraktivitas di depan layar gadget atau laptop untuk waktu lama.

Penglihatan Kabur

Dari hasil penelitian lainnya yang dirilis di situs American Optometric Association, disebutkan bahwa ada sekitar 63 persen orang yang bekerja di depan layar akan merasakan penglihatannya kabur sebagai efek mata kering.

Penglihatan terasa kabur ini terjadi karena mata kita tidak cukup menghasilkan air mata, sehingga tidak bisa melapisi permukaan mata secara merata.

Mata Merah

Mata kering akan membuat mata jadi lebih rentan terhadap iritasi. Nah, berdasarkan hasil studi yang dilakukan National Eye Institute, permukaan mata yang iritasi ini akan menyebabkan peradangan, membuat pembuluh darah kecil yang ada di mata bisa membesar, dan akhirnya inilah yang menyebabkan mata tampak kemerahan.

Mata Jadi Lebih Sensitif Terhadap Cahaya

Pernah mengalami mata terasa silau saat terkena cahaya terang? Jika iya, bisa jadi hal tesebut adalah tanda-tanda mata kering. Sensitivitas mata terhadap Cahaya ini terjadi karena lapisan pelindung pada mata menipis.

Sensasi Seperti Ada yang Mengganjal di Mata dan Mata Berpasir

Salah satu gejala yang paling mengganggu karena mata kering adalah adanya sensasi seperti ada pasir atau benda asing lainnya yang terjebak di dalam mata. Padahal sebenarnya tidak ada apa-apa di dalam mata kita.

Kondisi ini sering terjadi karena mata tidak mampu dalam menghasilkan cukup air mata untuk menjaga kelembapannya.

Mendeteksi ciri-ciri mata kering ini juga bisa dilakukan di pagi hari setelah bangun tidur. Coba sentuhlah area bagian pinggir mata dan rasakan.

Apabila menemukan seakan ada banyak pasir di sekitar mata, sebaiknya langsung ambil tindakan preventif, karena bisa dipastikan hal itu adalah gejala  dari mata kering.

Sakit Kepala dan Nyeri di Sekitar Mata

Mata yang kering dapat membuat otot di sekitar mata menjadi tegang, sehingga membuat kita sering mengalami sakit kepala, bahkan kadang disertai rasa nyeri di sekitar mata.

Rasa sakit ini akan semakin meningkat ketika mata digunakan untuk fokus menatap sesuatu dalam waktu yang lama, misalnya bekerja di depan laptop, nonton film berjam-jam, atau membaca buku terlalu lama.

Sulit Menggunakan Lensa Kontak

Bagi yang terbiasa memakai lensa kontak, biasanya akan kesulitan memasang lensa kontak ke mata, karena permukaan mata yang kering akan membuat lensa kontak tidak bisa langsung terpasang dengan baik.

Pertolongan Pertama untuk Mata Kering

Mata kering memang tidak bisa dibiarkan, karena akan mengganggu kenyamanan beraktivitas. Untuk itu, penting mengetahui bagaimana cara pertolongan pertama saat mengalami mata kering, di antaranya adalah:

Gunakan tetes mata artifisial (buatan) untuk membantu menambah kelembapan di mata dan mengurangi ketidaknyamanan.

Kurangi menatap layar dengan menerapkan aturan 20-20-20, yaitu dengan cara setiap 20 menit, lihat ke arah objek yang berada 20 kaki jauhnya selama 20 detik.

Perbanyak minum air, setidaknya 8 gelas air setiap hari untuk membantu menghidrasi tubuh, termasuk mata.

INSTO Dry Eyes: Segarkan Mata dalam Sekejap tanpa Harus ke Dokter

#MataKeringJanganSepelein karena bisa membawa kondisi serius bagi penglihatan kita. Untungnya ada #InstoDryEyes yang dapat memberikan solusi cepat, praktis, dan efektif saat mata mulai terasa kering serta tidak nyaman.


Mata kering: Insto Dry Eyes


Dengan adanya formula khusus yang melembapkan dan meniru fungsi air mata alami kita, INSTO Dry Eyes dapat membantu:

·         Mengatasi mata kering akibat terkena paparan layar gadget.

·         Menjaga kelembapan alami mata kita agar tetap segar.

·         Meredakan iritasi ringan serta rasa ketidaknyamanan saat kita berkedip.

Keunggulan Insto Dry Eyes Berdasarkan Kandungan Bahan Aktif Utamanya

Insto Dry Eyes punya dua bahan aktif utama yang dapat memberikan manfaat optimal dalam mengatasi mata kering, yakni:

Pertama, Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC), yang berfungsi sebagai pelumas mata buatan, membantu dalam menjaga kelembapan alami mata, dan mengurangi iritasi mata akibat kekurangan produksi air mata.

Kedua, Benzalkonium Chloride (BZK), yang bertindak sebagai antimikroba dan pengawet, di mana kandungan ini memastikan larutan tetap steril, aman digunakan, serta membantu melindungi mata kita dari infeksi ringan.


Keunggulan Insto Dry Eyes


Dengan kombinasi dua bahan aktif tersebut, Insto Dry Eyes memang sangat efektif dalam mengatasi mata kering, memberikan kelembapan mata, serta melindungi mata kita dari iritasi dan gangguan penglihatan.

Sebagai informasi, INSTO Dry Eyes kini hadir dengan kemasan baru yang tampak lebih modern, stylish, dan segar. Kotak pembungkus Insto yang dominan warna biru membuat penampilan obat tetes mata ini tampak segar dan menenangkan.

Hal ini seolah merepresentasikan fungsi INSTO Dry Eyes yang memang menjadi solusi tepat bagi kita yang kerap mengalami mata kering, agar mata bisa segera segar kembali sesaat setelah terkena tetesan bening dari botol mungilnya.

Aku pribadi sangat mengandalkan Insto Dry Eyes dalam kehidupan sehari-hari karena bidang pekerjaan banyak behubungan dengan layar digital.

Mengapa aku pilih Insto Dry Eyes? Karena produk obat tetes mata ini sangat praktis, mudah dibawa kemana saja dan mudah digunakan kapan saja. Cukup satu atau dua tetes, maka mata pun kembali jernih tanpa gangguan.

Kesimpulan

Mata kering itu memang bukan gangguan sepele! Siapa pun, baik pekerja kantoran, pelajar, mahasiswa, atau pun penggemar serial TV, sangat berisiko mengalami mata kering dan lelah akibat aktivitas sehari-hari. Nah, Dengan INSTO Dry Eyes, kita tidak  perlu khawatir lagi, karena cukup tetesi, biarkan kelembapan alami mata kembali, dan kita pun bisa lanjutkan aktivitas dengan nyaman.

Yuk, jangan biarkan mata kering menghambat produktivitas dan kesenangan kita! Tetesi INSTO Dry Eyes, dan rasakan kenyamanannya.

 

Referensi Tulisan:

https://insto.co.id/news-update

https://ieceyecare.com/news/7-ciri-ciri-mata-kering-yang-wajib-anda-ketahui-sebelum-terlambat/

https://www.alodokter.com/mata-kering

Friday, 8 November 2024

Adi Jaya Saputra Bantu Calon Pengusaha dan Individu Paham Teknologi Lewat Metro Techno Solution

 

Adi Jaya Saputra


Teknologi saat ini berkembang cukup pesat dan bisa dikatakan telah menguasai hampir semua lini kehidupan masyarakat. oleh karena itu, generasi masa kini sangat penting mampu beradaptasi dan paham teknologi, agar tidak tertinggal.

Dengan paham teknologi, maka masa depan Bangsa Indonesia yang terletak di tangan generasi muda akan lebih cerah dan bangsa ini pun bisa bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Kaena menguasai teknologi adalah kunci penting di era modern saat ini.

Manfaat Menguasai Teknologi

Teknologi membuat kita akan lebih mudah dalam mengakses berbagai informasi dari seluruh dunia dengan cepat dan efisien. Salah satunya adalah melalui Internet, di mana media ini menyediakan segudang sumber pengetahuan yang dapat digunakan untuk pendidikan, penelitian, kesehatan, hingga pemecahan masalah sehari-hari.

Selain itu, dengan menguasai teknologi, akan makin meningkatkan produktivitas dalam bekerja dan peluang karier terbaik pun akan mudah didapatkan karena melek teknologi bisa membantu seseorang dalam mempertahankan daya saing di pasar kerja.

Dengan kata lain, paham atau menguasai teknologi tidak hanya dapat membantu kita dalam beradaptasi dengan perubahan zaman, tetapi juga memanfaatkannya untuk kemajuan pribadi dan profesional.


Metro Techno Solution


Namun untuk bisa menguasai teknologi, diperlukan media belajar yang kompeten dan bimbingan tenaga profesional.

Hal inilah yang kemudian membuka mata seorang pemuda bernama Adi Jaya Saputra untuk bisa menciptakan generasi Indonesia melek teknologi, yakni melalui Metro Techno Solution.

Siapakah Adi Jaya Saputra?

Adi Jaya Saputra merupakan founder dari Metro Techno Solution. Pemuda yang peduli dengan dunia pendidikan ini merupakan lulusan dari IBI Darmajaya Bandarlampung, yang kini menetep di Kota Pendidikan Metro.

Perhatiannya pada dunia pendidikan cukup besar, terutama di bidang penguasaan teknologi sesuai dengan bidang ilmu yang ia geluti di masa pendidikan tinggi (kuliah).

Adi merasa bahwa pendidikan berkualitas adalah sangat penting bagi generasi penerus bangsa, karena dengan pendidikan yang baik, maka kita bisa bersaing dan bahkan unggul di berbagai bidang.

Ia melihat bahwa teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, Adi pun berinisiatif menyediakan tempat menimba ilmu yang memfasilitasi peserta didik atau pun masyarakat umum untuk bisa belajar tentang teknologi dengan tenaga didik (instruktur) profesional.

Inilah cikal bakal didirikannya Metro Techno Solution di Kota Pendidikan Metro, Lampung oleh Adi Jaya Saputra dengan beberapa rekan di bidang IT.

Metro Techno Solution, Beri Kemudahan dalam Menguasai Teknologi

Metro Techno Solution merupakan lembaga pelatihan dan pengembangan profesi yang bergerak di bidang IT. Lembaga pendidikan non formal ini didirikan pada akhir 2009 silam.

Saat itu, sebuah komunitas penggiat IT opensource (Linux Metro Solution) berinisiatif membuat sebuah lembaga pendidikan agar para penggiat IT di Kota Metro bisa lebih di akui baik local maupun skala nasional.


metro techno solution


Maka pada 28 Juli 2010, founder Linux Metro Solution, Adi Jaya Saputra mengadakan pertemuan bersama dengan para penggiat IT dari Jogja, yaitu TLAB yang dipimpin Novizul Evendi (Founder Techno-OS JOGJA) dan didamping oleh Hery Fajar Isnawan (Penggiat IT JOGJA), para penggiat IT Jakarta dan Lampung, yaitu LINUX LAMPUNG DAN YOGYA CARDERLINK.

Dalam pertemuan itu disepakati untuk mendirikan Lembaga Kursus berbasis Opensource dan dipimpin oleh Adi Jaya Saputra, S.Kom., M.T.I .

Saat ini Metro Techno Solution telah menjadi lembaga pendidikan non-formal di bidang kursus komputer terbaik di Lampung dan juga menjadi rujukan untuk menciptakan tenaga - tenaga ahli di bidang wirausaha (entrepreneur) dan tenaga kerja yang berbasis teknologi.

Peserta didik akan dilatih kerja sesuai dengan perkembangan digital dan teknologi, sehingga nantinya akan punya bekal ilmu teknologi yang mumpuni.

Adi Jaya Saputra mengatakan bahwa pentingnya pedidikan menjadi unsur bagaimana membangun kota pendidikan di Metro menjadi nyata, yakni melalui teknologi yang terus berkembang. Hal ini sejalan dengan visi kota metro sebagai kota pendidikan.

Metro Techno Solution tak hentinya berinovasi melalui komunitas, dan para penggiat IT baik di Lampung maupun Pulau Jawa untuk menjadikan generasi anak muda yang siap berwirausaha dan berkarir sesuai berkembangnya teknologi saat ini.

Di bawah kepemimpinannya, Metro Techno Solution pun telah menjadi lembaga pendidikan non formal terkenal untuk kursus dan pelatihan komputer di Indonesia.

Apresiasi SATU Indonesia Awards (SIA)

Adi Jaya Saputra dengan inovasi dan kontribusinya di dunia pendidikan dan teknologi melalui Metro Techno Solution, menerima apresiasi SATU Indonesia Awards pada 2021 di bidang pendidikan.

Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards merupakan inisiatif dari PT Astra International Tbk dalam memberikan pengakuan serta mengapresiasi individu muda di Indonesia, yang telah berperan dan memberikan kontribusi signifikan di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, teknologi, lingkungan, dan kewirausahaan.

Penghargaan SATU Indonesia Awards ini bertujuan untuk menginspirasi dan mendorong para generasi muda agar terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan sekitarnya.

Semoga apa yang dilakukan para penerima SATU Indonesia Awards, seperti yang dilakukan Adi Jaya Saputra dapat memberikan inspirasi bagi pemuda dan pemudi Indonesia untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara tercinta ini.


#LFAAPADETIK2024

 

Referensi tulisan

E-Booklet SATU Indonesia Awards

Linked in Adi Jaya Saputra

Instagram Metro Techno Solution

Friday, 3 November 2023

Ahmad Hasyim Wibisono, Sang Perawat Luka yang Telah Hilangkan Duka Penderita Diabetes di Kota Malang

 



Penyakit diabetes adalah salah satu jenis penyakit kronis yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah.

Umumnya, diabetes terdiri dari dua tipe, yakni diabetes tipe 1 (autoimun), di mana sistem imun tubuh akan menyerang dirinya sendiri, sehingga tubuh tidak bisa memproduksi insulin.

Kemudian yang kedua adalah diabetes tipe 2, yakni kondisi di mana tubuh masih bisa memproduksi insulin, namun dalam jumlah sedikit. Hal inilah yang membuat tubuh butuh asupan insulin dari luar.

Sebagai informasi, insulin dalah zat yang dibutuhkan untuk mengontrol kadar gula dalam darah agar bisa tetap normal, sehingga dapat secara optimal mengubah karbohidrat menjadi energi dalam tubuh. Inilah yang membuat kita punya tenaga untuk melakukan berbagai aktivitas.

Dari kondisi tersebut, bisa dibayangkan bagaimana keadaan orang dengan penyakit diabetes. Ya, mereka akan mudah lelah, tidak bisa bekerja berat, dan akan selalu merasakan haus.

Tak hanya itu, berkurangnya kadar darah dalam tubuh pendeita diabetes akan membuat jaringan kulit rusak dan sulit untuk membentuk jaringan baru.

Diabetes di Indonesia

Berdaasarkan riset yang dilakukan oleh International Diabetes Federation (IDF), Indonesia adalah negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak kelima di dunia.

Dari data itu, disebutkan bahwa sebanyak 19,5 juta orang dengan usia 20-79 tahun mengalami diabetes. Artinya, penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi juga bisa dialami mereka yang masih berusia muda, bahkan bukan tidak mungkin anak-anak.

Penyebab Diabetes

Diabetes bukanlah penyakit menular, namun penyebarannya di Indonesia bisa semengerikan itu, hingga menempatkan Indonesia di posisi 5 skala dunia. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Penyebab yang paling utama dari penyakit diabetes adalah konsumsi gula secara berlebihan. Selain itu, gaya hidup tidak sehat, kurang olah raga, hingga tidak mampu mengelola stress dengan baik adalah pemicu yang bisa membuat seseorang berpotensi besar mengalami penyalit ini.

Jadi, satu-satunya jalan agar terhindar dari penyakit, yang bagi sebagian orang dianggap “jijik” lantaran penderita biasanya akan mengalami luka, hingga harus diamputasi ini adalah tentunya dengan menjalankan pola hidup sehat serta mengontrol asupan gula yang dikonsumsi per harinya.

Sayangnya, hal ini tak semudah mengatakannya. Terlebih kini banyak beredar makanan manis yang menggiurkan. Selain itu, bagi golongan masyarakat menengah ke bawah, mereka tentunya tidak begitu memahami bagaimana mengatur konsumsi gula harian sesuai yang dianjurkan.

Ahmad Hasyim Wibisono Hadir Beri Harapan bagi Penderita Luka Diabetes

Fenomena luka diabetes yang susah sembuh dan lukanya yang bagi sebagian besar orang terlihat “jijik” telah menggugah hati seorang perawat dari kota Malang untuk ikut membantu sembuhkan penderita diabetes.



Ia sangat prihatin karena kebanyakan pasien diabetes harus berakhir di meja operasi untuk mengamputasi bagian tubuh yang luka akibat diabetes.

Padahal jika dirawat secara benar dan telaten, para penderita itu masih punya harapan sembuh dan tidak harus kehilangan anggota tubuh karena amputasi.

Adalah Ahmad Hasyim Wibisono, adalah seorang dosen di Universitas Brawijaya lulusan Keperawatan Unibraw yang lanjut studi S2 keperawatan di Universitas Indonesia.

Untuk membantu pasien diabetes, terutama yang tidak mampu secara ekonomi, Pak Hasyim mendirikan klinik Pedis Care di Kota Malang, Jawa Timur.

Klinik Pedis Care ini tak hanya menangani pasien diabetes, tetapi juga perawatan luka kronis lainnya, seperti luka kanker dan stoma.




Perjuangan pak Hasyim mendirikan klinik Pedis care terbilang tidak mudah. Pada awal pembentukannya, ia hanya dibantu oleh istri dan satu orang staf saja. Selama 3 bulan, belum ada pasien yang berobat ke kliniknya.

Saat itulah pak Hasyim mulai merekomendasikan kliniknya ke dokter-dokter di rumah sakit, hingga pasien pun mulai berdatangan ke klinik Pedis care atas rekomendasi dokter.

Dalam pelayananya, pak Hasyim menerapkan yang ramah dengan tindakan perawatan professional oleh para ahli.

Berkat ketekunan dan perjuanganya bersama tim Klinik Pedis Care, banyak pasien diabetes atau pun yang mengalami luka kronis lain perlahan sembuh.

Uniknya, Pedis Care ini menggunakan android untuk mengkaji luka pasien. Dari aplikasi inilah, tim Pedis Cae bisa mengukur dimensi luka pasien lebih akurat, sehingga penanganannya pun bisa lebih tepat.

Selain pengobatan di klinik, Pedis care juga menyediakan fasilitas care giver, yakni pelayanan kesehatan dengan datang langsung ke rumah pasien.

Biaya Pengobatan di Pedis Care

Penyakit diabetes biasanya butuh biaya pengobatan yang tidak sedikit. Namun, di Pedis Care, bagi pasien yang tidak mampu secara ekonomi bisa berobat gratis hingga sembuh.

Meskipun gratis, pelayanan dan pengobatannya tetap diperlakukan sama seperti pasien lainnya.

Mengapa tidak pakai BPJS?

BPJS memang bisa membantu masyarakat dalam meng-cover biaya pengobatan berbagai macam penyakit. Sayangnya, tidak semua jenis penyakit ditanggung oleh BPJS.

Jikapun ditanggung, namun tidak secara menyeluruh. Artinya, peserta BPJS masih harus mengeluarkan biaya tertentu.

Selain itu, faktanya banyak masyarakat miskin tidak memiliki BPJS. Bahkan untuk Kartu Indonesia Sehat, yang diperuntukkan bagi warga miskin pun mereka banyak yang tidak memilikinya.

Raih Apresiasi Satu Indonesia Awards dari Astra

Perjuangan pak Hasyim bersama Pedis Care ini mendapat respons positif dari banyak pihak, hingga banyak pasien yang berdatangan ke klinknya. Alhasil, Pedis Care pun makin dikenal luas.

Perjuangan dan dedikasi pak Hasyim ini pun akhirnya dilirik oleh Astra dan mengantarkan pak Hasyim sebagai penerima penghargaan Satu Indoensia Award pada tahun 2019 untuk kategori Kesehatan.

Berkat bantuan dana yang didapatnya dari Astra, Pedis Care kini mampu sudah punya bangunan klinik milik sendiri, yakni berada di jalan Banten no 6 Klojen, Malang.

Referensi:

https://www.halodoc.com/kesehatan/diabetes

https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2227/9-cara-mencegah-diabetes-yang-bisa-dilakukan-mulai-hari-ini

https://dataindonesia.id/kesehatan/detail/penderita-diabetes-indonesia-terbesar-kelima-di-dunia

https://www.satu-indonesia.com/satu/satuindonesiaawards/finalis/si-perawat-luka-penghilang-duka/

Me Time Rusak karena Gejala Mata Kering: Atasi dengan Insto Dry Eyes

  Saat itu weekend dan aku sudah berencana mau puas-puasin nonton film di salah satu aplikasi di HP. Setelah sholat Isya, tepatnya jam 8 m...